Dulu Garang Berantas Narkoba, Kini Terseret Pusaran Barang Terlarang.
Ungkapperistiwa-news - Dunia Yuni 86 seorang Srikandi "Fight Against Drugs" yang dulu di gaungkan sebagai slogan runtuh seketika.
Dulu garang Brantas narkoba sekarang justru dialah yang bergelimang dengan barang terlarang itu
Tepuk tangan yang dulu membuat orang mengaguminya Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi adalah representasi ideal dari ketegasan hukum. Dia adalah seorang Srikandi polisi yang tak kenal kompromi untuk membongkar rahasia jaringan pengedar barang terlarang
"Fight Against Drugs" ( lawan narkotika) itulah slogannya di mata masyarakat, Yuni adalah pahlawan yang berdiri di garis depan untuk melindungi anak muda-mudi dari bahaya zat adiktif
Karirnya terbilang gemilang, hingga ia dipercaya memegang tongkat komando sebagai Kapolsek Astana Anyar kota Bandung.
Dibalik ketegasannya sampailah di titik kejatuhan di balik seragam coklat itu. Citra yang dibangun hampir tanpa celah bertahun-tahun runtuh dalam hitungan jam bukan karena gugur di medan perang tapi karena penggerebekan yang dilakukan oleh Devisi Profesi dan Pengamanan atau Propam Polri institusinya sendiri.
Setelah sempat membuat publik terhenyak Srikandi anti narkotika pun kedapatan Tengah berpesta bareng haram bersama 11 orang anggota polisi lain yaitu anak buahnya sendiri
Gelombang kekecewaan masif dari masyarakat pun melabelinya dengan pepatah "pagar makan tanaman" bagaimana mungkin sosok yang selama ini menghukum para pengedar justru berakhir menjadi penikmat barang yang sama.
Ketika integritas goyah siapapun, bahkan seragam dan jabatan setinggi apapun tak mampu bertahan menyelamatkan seseorang dari kejatuhan yang tragis sang Srikandi pun kehilangan slogan "Fight Against Drugs" yang dulu ia gaungkan dengan lantang.

Komentar
Posting Komentar