Kemlu RI Selidiki Ledakan Kapal Musaffah 2 Yang Menyebabkan 3 WNI Hilang di Selat Hormuz

 



Ungkapperistiwa-news - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyerukan penyelidikan menyeluruh atas meledaknya kapal Musaffah 2 di Selat Hormuz, di antara perairan UEA dan Oman, yang mengakibatkan tiga Warga Negara Indonesia (WNI) hilang.


"Perwakilan RI sedang berkoordinasi dengan otoritas Uni Emirat Arab (UEA) dan Oman serta pihak perusahaan kapal,” kata Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang di Jakarta, Minggu (8/3).


Kemlu melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Abu Dhabi dan KBRI Muscat menerima laporan terkait insiden yang menimpa satu kapal tugboat bernama Musaffah 2 berbendera UEA, di Selat Hormuz pada Jumat (6/3) pukul 02.00 waktu setempat. 


Kapal tunda itu berawak total tujuh anak buah kapal (ABK), termasuk empat WNI ABK. Selain itu, terdapat enam teknisi, termasuk satu WNI, saat kejadian. 


Insiden itu terjadi ketika kapal Musaffa 2 sedang melakukan pengecekan terhadap kapal kontainer Safeen Prestige yang rusak. Berdasarkan saksi mata, Musaffah 2 mengalami ledakan yang menyebabkan kapal terbakar. Pada saat kejadian, empat WNI ABK berada di kapal Musaffah 2 dan satu WNI teknisi sedang berada di kapal kontainer Safeen Prestige.


Yvonne menjelaskan bahwa satu WNI ABK mendapat perawatan luka bakar dan sedang berada di rumah sakit kota Kazab, Oman. Satu WNI teknisi yang selamat telah berada di Abu Dhabi. Sementara tiga WNI ABK masih terus diupayakan pencarian oleh otoritas setempat.


#SelatHormuz 

#.WNI

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pimpinan Tertinggi Iran Ali Khamenei Tewas Dalam Serangan Udara di Teheran

Anggota DPR RI Sigit K Yunianto Angkat Bicara Terkait Dugaan Penembakan Terhadap Warga Desa Baronang Saat Aksi Unjuk Rasa.

Iran Balas Serang Israel Dengan Meluncurkan Rudal.